Seiring berjalannya waktu tidak dapat dipungkiri jika pariwisata menjadi pusat perhatian di seluruh dunia sebab banyak orang yang sangat menikmati pariwisata di Thailand karena banyaknnya budaya dan juga tradisi yang sangat membuat orang tidak melupakan kenangan di negara asal gajah tersebut. Namun ada kejadian menarik yang dibagikan berdasarkan pengalaman yang dialami seorang Tourist pada saat Di thailand. Pada saat itu ia yang sedang berkunjung di salah satu Daerah dan ia melihat ada banyak tempat buahan di Jual disana Namun sebisa mungkin untuk anda karena Penjual buah disana pastinnya akan membuat harga Buah itu menjadi 4 kali lipat dari yang dijual di pasaran.

Bagi mereka yang sudah terbiasa berada di Thailand tentunnya mereka sudah tau apabila di sana ketika hendak ingin membeli buag Penjual akan memberikan sarung tangan kepada para wisatawan yang ingin membeli Buah namun pemandu wisatawan selalu saja mengingatkan agar untuk sebisa mungkin menolak sarung tangan yang ditawarkan atau anda akan masuk ke dalam perangkap si penjual buah.

Pengalaman ini yang di ceritakan secara langsung oleh Turist yang sedang berkeliling di sana Saat itu ia yang ditawarkan oleh seorang pemilik kios buah dan berkata bahwa buah ini begitu manis dan wajib dicicipi dan kalau rasa nnya manis boleh baru membelicnya setelah itu.
Namun itu tidak biberikan secara gratis jika anda mengambil sarung tangannya Dan sudah mencicipi buahnnya karena jika anda tidak membeli Buah yang ada disana maka anda harus membeli Sarung tangan itu karena sudah tidak dapat dipakai lagi dan anda harus membayar 3000 bath maka mau tak mau terpaksa dengan berat hati Tourist itu juga garus membeli 1kg buah yang berada di kios tersebut. Cara berjualan seperti ini mendapat kecaman dari Netizen karena dianggap sangat memaksa agar orang mau membeli Buah mereka. Sebaliknnya seharusnnya membeli Buah harusnya kita beli apabila kita mengiginkannnya bukan dengan terpaksa kita harus membeli buah tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *