Negara mana yang pertama kali terlintas di pikiran kalian jika kita mengatakan kata ladyboy ? Mungkin negara yang paling terkenal ada Thailand. Berbeda dengan ladyboy yang ada di negara lain, ladyboy yang ada di Thailand memiliki paras yang sangat cantik, bahkan tidak sedikit yang lebih cantik dari wanita tulen, tidak percaya ? Coba saja kalian datang ke Thailand dan buktikan sendiri.

Ladyboy yang ada di Thailand tidaklah mendandani diri dengan menor, mereka hanya menggunakan riasan yang natural serta berpenampilan seksi. Jika dilihat dengan mata telanjang, memang sulit untuk membedakan antara ladyboy dan juga wanita tulen. Namun kehadiran mereka di masyarakat diterima dengan baik, bahkan tidak ada diskriminasi dari masyarakat Thailand terkait kehadiran transgender, berbanding terbalik dengan Indonesia yang justru sangat menentang adanya perilaku transgender.

Di Indonesia sendiri, ladyboy masih didoktrin dengan paradigma yang negatif dimana tidak ada dukungan yang didapatkan dari masyarakat, berbeda dengan di Thailand dimana para transgender atapun ladyboy mendapatkan dukungan dari masyarakat. Tidak sedikit bar dan restoran yang mempekerjakan mereka sebagai staffnya. Hal ini juga diakui dapat mendongkrak penjualan dan nama dari bar atau restoran mereka, pasalnya ada banyak wisatawan yang justru tertarik untuk datang karena merasa penasaran dengan kecantikan dan keramahan ladyboy.

Selain itu, industri hiburan yang ada di Thailand juga tidak bisa lepas dari sosok transgender, kita sebut saja dunia hiburan yang ada di Asiatique. Di tempat ini, para ladyboy justru diundang untuk mengisi acara kabaret show. Ladyboy yang tampil juga bukan sembarang ladyboy, mereka sudah sangat ahli dan paiwai dalam memainkan seni peran hingga pertunjukan yang berbahaya.

Menurut masyarakat Thailand, ladyboy atau menjadi seorang transgender bukanlah sebuah penyimpangan norma agama ataupun masyarakat. Masyarakat Thailand bahkan menyebut mereka sebagai kelamin ketiga. Menurut budaya yang ada, Kathoey ( transgender ) merupakan bentuk dari karma mereka dimasa lalu sehingga mereka harus dikasihani bukan dibenci. Agama yang mereka anut juga sangat menjunjung tinggi toleransi, sehingga mereka memutuskan untuk menganggap hal tersebut sebagai sebuah toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbeda dengan negara lainnya yang masih mengecam masalah transgender dan homoseksual.

Alasan terakhir mengapa ada banyak transgender di Thailand adalah karena biaya melakukan operasi kelamin tergolong murah. Kita ambil contoh saja Indonesia, di negara tercinta kita, untuk melakukan operasi kelamin memakan biaya hingga 1 miliar lebih, berbeda dengan Thailand yang hanya membanderolnya dengan harga 400 jutaan saja. Selain masyarakat Thailand, ada banyak wisatawan yang justru datang ke Thailand untuk melakukan operasi kelamin.

Jadi bagi kalian yang datang berkunjung ke Thailand, jangan perlakukan transgender dengan tidak sopan ! Hal ini dikarenakan kehadiran mereka sangat diterima di masyarakat, jadi hargai adat dan budaya yang ada sehingga kalian juga akan mendapatkan perlakuan yang sama baiknya dengan apa yang kalian perbuat kepada mereka.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *